Peringati Hari TB Sedunia, Puskesmas Tammerodo Perkuat Komitmen Eliminasi Tuberkulosis

MAJENE, LINGKARMANDAR.COM – Momentum Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia menjadi pijakan penting bagi jajaran kesehatan di wilayah Kecamatan Tammerodo Sendana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kepala UPTD Puskesmas Tammerodo, Hj. Nurani, S.Kep, Ns, M.M., menegaskan komitmennya dalam memutus mata rantai penyebaran penyakit menular ini demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat. Selasa (24/03/2026).

Dalam penyampaiannya, Hj. Nurani menekankan bahwa Tuberkulosis masih menjadi tantangan kesehatan yang nyata di tengah lingkungan. Namun, beliau memberikan optimisme bahwa penyakit ini sepenuhnya dapat dicegah dan disembuhkan asalkan penanganannya dilakukan secara tepat dan tuntas.

Baca Juga  Car Free Day Majene Semakin Meriah, Kue Tradisional hingga Kekinian dapat Ditemui

Hj. Nurani mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menganggap remeh gejala-gejala fisik yang muncul. Deteksi dini merupakan langkah awal yang paling krusial dalam proses penyembuhan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengenali gejalanya sejak awal, seperti batuk selama dua minggu atau lebih, demam, keringat di malam hari, hingga penurunan berat badan yang drastis. Jangan menunda, segera lakukan pemeriksaan,” tegas Kepala UPTD Puskesmas Tammerodo tersebut.

Beliau memastikan bahwa layanan pemeriksaan TB telah tersedia secara lengkap di Puskesmas Tammerodo. Masyarakat diharapkan berani mengambil langkah medis tanpa perlu merasa khawatir.

Baca Juga  Bangun Mesjid Di Pamboang, Masyarakat Beri Apresiasi Pada PT. Cadas Industri Azelia Mekar

Salah satu poin utama yang ditegaskan oleh Hj. Nurani adalah kemudahan akses pengobatan. Seluruh biaya pengobatan TB di Puskesmas Tammerodo diberikan secara GRATIS kepada masyarakat.

Meski demikian, kepatuhan pasien dalam meminum obat secara teratur hingga tuntas adalah syarat mutlak untuk mencapai kesembuhan sempurna.
Selain faktor medis, Hj. Nurani juga menyoroti pentingnya aspek kemanusiaan dalam menangani penderita TB.

“Penderita TB butuh dukungan, bukan dijauhi. Mari kita hapus stigma negatif di tengah masyarakat. Dengan dukungan keluarga dan lingkungan, proses penyembuhan pasien akan berjalan lebih maksimal,” tambahnya.

Baca Juga  Dorong Intervensi Nyata Percepatan Penurunan Stunting, Dinkes - BAZNAS Majene Perkuat Sinergi

Puskesmas Tammerodo menyatakan kesiapannya untuk terus mendampingi dan melayani warga, termasuk dalam mensukseskan program pemberian Terapi Pencegahan TB (TPT) bagi mereka yang berisiko.

Melalui semangat “Bersama Eliminasi Tuberkulosis, Wujudkan Masyarakat Sehat,” diharapkan sinergi antara petugas medis dan kesadaran warga dapat membawa wilayah Tammerodo menuju masa depan yang bebas dari ancaman TB. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *