MAJENE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene melaksanakan kegiatan Simulasi dan Evakuasi Gempa Bumi Berpotensi Tsunami Daerah Pesisir Dan SPAB untuk Sekolah SMPN 1 Majene, 28 Oktober 2026.
BPBD Majene secara rutin mengadakan kegiatan edukasi, sosialisasi, dan simulasi gempa bumi bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk melatih kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Tahapan Umum Simulasi Gempa Bumi di sekolah. Berdasarkan panduan dan skenario dari BPBD, simulasi gempa di sekolah melalui beberapa tahapan utama.
“Petugas BPBD Majene memberikan pemahaman mengenai potensi bencana, jalur evakuasi, serta cara menyelamatkan diri,” terang Suardi Kepala BPBD Majene.
Tindakan saat gempa, pada saat tanda peringatan (Sirine atau kentongan) berbunyi, siswa dan guru berlindung di bawah meja, melindungi kepala menggunakan tas atau buku, serta tetap tenang.
“Setelah guncangan mereda, siswa diarahkan keluar secara tertib melalui jalur evakuasi menuju lapangan atau area terbuka yang aman dari pohon besar dan bangunan tinggi,” tuturnya. (adv)








