MAJENE — Kegiatan Konsolidasi Nusantara (Konsolnus) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Pulau Sulawesi ke – I tahun 2026 resmi dibuka Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bina Bangsa Majene (BBM) Yuliana Sulaeman.
Dalam pembukaan itu, dihadiri Muhammad Sardani Sebagai Koordinator Pusat Bem Nusantara di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (20/10/2026).
“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa 20 hingga Kamis 22 Oktober 2026, ini menjadikan BEM STIKES Bina Bangsa Majene sebagai tuan rumah. Konsolnus tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Konsolidasi, Menyatukan Gagasan, dan Menguatkan Arah Gerakan Mahasiswa Pulau Sulawesi.” terang Yuliana Sulaeman.
Selain itu, Konsolnus juga menjadi ruang pertemuan bagi mahasiswa di Pulau Sulawesi untuk memperkuat komunikasi antar lembaga mahasiswa, menyatukan gagasan, serta merumuskan arah gerakan mahasiswa yang lebih terarah, kolaboratif, dan responsif terhadap berbagai persoalan bangsa.
Rangkaian Konsolnus BEM Nusantara Pulau Sulawesi I Tahun 2026, tidak hanya berfokus pada seremoni pembukaan, tetapi juga diisi dengan agenda intelektual dan dialog kebangsaan. Salah satu agenda utama adalah Seminar Nasional bertema “Membaca Arah Bangsa: Pendidikan, Kesehatan, dan Masa Depan Generasi Indonesia.”
“Seminar ini menjadi ruang diskusi untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai tantangan pembangunan nasional, khususnya dalam sektor pendidikan dan kesehatan, serta peran strategis generasi muda dalam mempersiapkan masa depan Indonesia,” tuturnya.
Selain seminar nasional, rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan audiensi bersama anggota DPR RI Komisi X, Ratih Megasari Singkarru, M.Sc. dengan membahas kondisi pendidikan, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi dalam upaya meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Indonesia.
“Forum ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan, membangun dialog, serta mendorong perhatian terhadap persoalan pendidikan yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak,” ujarnya.
Puncak kegiatan Konsolnus BEM Nusantara Pulau Sulawesi I Tahun 2026 ditandai dengan penyerahan mandat kepada koordinator terpilih. Divia Queen Hoke dari Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) terpilih sebagai Koordinator BEM Nusantara Pulau Sulawesi, sementara Ikhsan Prawira dari STIKES Bina Bangsa Majene dipercaya sebagai Sekretaris.
Penyerahan mandat itu menjadi bagian penting dari keberlanjutan konsolidasi mahasiswa di Pulau Sulawesi. Kepengurusan yang terbentuk diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarlembaga mahasiswa, membangun komunikasi yang berkelanjutan, serta mengembangkan gerakan mahasiswa yang berlandaskan gagasan, solidaritas, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Konsolnus, BEM STIKES Bina Bangsa Majene menegaskan perannya sebagai tuan rumah dalam memfasilitasi ruang pertemuan dan pertukaran gagasan mahasiswa lintas kampus di Pulau Sulawesi.
“Lebih dari sekadar agenda konsolidasi organisasi, Konsolnus BEM Nusantara Pulau Sulawesi I Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan mahasiswa, memperluas perspektif kebangsaan, serta meneguhkan komitmen gerakan mahasiswa dalam mengawal isu pendidikan, kesehatan, dan masa depan generasi Indonesia,” harapnya. (mbr)








