Dosen STIKes Marendeng Majene Ajari Kelompok Remaja Mencegah Stunting

MAJENE, LINGKARMANDAR.COM — Tim pengabdian masyarakat Dosen STIKes Marendeng Majene melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat skema pengabdian masyarakat Pemula (PMP) ke komunitas remaja putri yang tergabung dalam kelompok “REMAJA MALAQBI” yang berdomisili di Lingkungan PACITAN (Pangaliali, Cilallang dan Tanangan) Kelurahan Pangaliali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.
Kegiatan ini dilaksanakan di AULA Kantor Kelurahan Pangaliali beberapa waktu lalu.

Ketua Tim Immawanti mengatakan, kegiatan pemberdayaan remaja khususnya pada remaja putri ini sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini dan menjadi langkah strategis untuk memutus rantai stunting dari generasi ke generasi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja putri mengenai pentingnya asupan gizi yang baik, pola hidup sehat, serta kesiapan mereka dalam menjaga kesehatan reproduksi. Program ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada tujuan ke-2 (Zero Hunger) dan tujuan ke-3 (Good Health and Well-being),” ujarnya, Sabtu 6 September saat dikonfirmasi.

Baca Juga  Publikasi Museum Mandar Majene, Tingkatkan Eksistensi Budaya Mandar

Kata dia, Program pengabdian ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

“Kegiatan PKM diawali dengan sosialisasi program untuk memberikan pemahaman awal kepada masyarakat dan stakeholder agar mendukung pelaksanaan program. Langkahnya meliputi identifikasi pihak terkait (remaja putri, orang tua, kader posyandu, masyarakat), penyusunan materi tentang tujuan, manfaat, sasaran, dan pelaksanaan program, serta penyampaian informasi melalui pertemuan langsung dan media sosial.,” ungkapnya .

Selanjutnya diadakan pelatihan untuk membekali remaja putri, kader posyandu, dan masyarakat dengan pengetahuan serta keterampilan gizi dan kesehatan. Kegiatan meliputi seminar dan workshop bersama narasumber ahli. Adapun topik seminar tentang kebutuhan nutrisi, pentingnya zat gizi, kesehatan reproduksi, serta demonstrasi pemilihan dan pembuatan menu sehat.

Baca Juga  Pjs. Bupati Majene H. Habibi Azis, S.STP., MM, Gelar Coffee Morning di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene

“Peserta yang ikut meliputi remaja putri, kader posyandu, orang tua, dan masyarakat. Diakhir kegiatan program ini, Mitra sasaran diberikan media edukasi berbasis infografis, modul, dan konten digital.,” ujarnya.

Teknologi dan inovasi yang diimplementasikan dalam program ini berupa paket edukasi berbasis digital yaitu “MAMMIS” (Media Ajar dan Monitoring Interaktif Stunting). MAMMIS merupakan sebuah system berbasis aplikasi mobile yang dirancang untuk meningkatkan literasi gizi, kesehatan reproduksi, dan pemantauan status gizi pada remaja putri sebagai kelompok strategis dalam pencegahan stunting jangka panjang. Kata “MAMMIS” dalam bahasa Mandar yang memiliki makna filosofis manis, lembut, dan penuh kasih.

“Makna ini mencerminkan karakter perempuan yang memberi kehidupan, merawat dan menjaga tumbuh kembang anak dengan cinta dan kelembutan. Makna ini sejalan dengan tujuan program yaitu membekali remaja putri dengan pengetahuan dan keterampilan sehingga menjadi generasi yang sehat, cerdas dan tangguh dalam mencegah stunting. Keberhasilan program ini atas kerjasama dengan mitra sasaran dan masyarakat setempat dalam memfasilitasi tempat untuk kegiatan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Keberlanjutan kegiatan ini adalah terbentuk kelompok remaja sehat bebas stunting baik ditingkat sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Pjs. Bupati Majene, Habibi Azis Hadiri Orientasi Tugas DPRD Majene di PPSDM Regional Makassar

Kegiatan ini mendapatkan dana hibah yang bersumber pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2025. TIM Abdimas Dosen STIKes Marendeng Majene terdiri dari IMMAWANTI, M.Kep.,Sp.Kep.Mat sebagai Ketua, PATTOLA, S.Kep,Ns.M.Kes dan MUNADIAH WAHYUDDIN, S.Kep.Ns.,M.Kes sebagai Anggota dan melibatkan dua orang mahasiswa yaitu IMA LAILA dan FITRA RAMADHANI ARAS dari program studi S1 Keperawatan STIKes Marendeng Majene. (mbr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *