MAJENE, LINGKARMANDAR.COM – Fasilitas yang kurang memadai khususnya rumah singgah tentu dapat menghambat proses pengobatan pasien yang membutuhkan tempat transit yang layak, terutama yang minim biaya.
Fasilitas ini, bertujuan meringankan beban biaya penginapan, menyediakan dukungan sosial, serta menjembatani kebutuhan dasar hingga pemulihan.
Program ini menjadi wujud nyata dalam memberikan perlindungan sosial dan kemanusiaan, terutama bagi warga kurang mampu.
Seperti penyediaan fasilitas rumah singgah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi tinggi.
Bupati Majene, DR. H. A. Achmad Syukri Tammalele saat melakukan kunjungan ke rumah singgah pasien Majene di BTN Wesabbe, Makassar pada 27 Januari 2026 kemarin, untuk memastikan setiap warga Majene yang sedang berobat di Makassar mendapatkan fasilitas terbaik.
Andi Syukri menekankan tiga poin utama perbaikan, yakni perbaikan
fasilitas seperti kamar yang layak dan bersih, sanitasi yaitu standar kebersihan WC wajib terjaga dan kenyamanan penataan ulang ruangan agar terasa seperti di rumah sendiri.
“Kami ingin masyarakat Majene merasa nyaman dan tenang selama masa pengobatan di rumah singgah ini,” pintanya. (ac)








