Andi Syukri: Nilai SAKIP Bukan Sekadar Angka Administratif

MAJENE, LINGKARMANDAR.COM – Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), untuk menilai tingkat akuntabilitas dan kinerja instansi pemerintah Pusat maupun daerah, serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, SAKIP, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan efisien, mendorong birokrasi berorientasi hasil, meningkatkan transparansi anggaran, serta menghasilkan manfaat terukur bagi masyarakat.

Senada diutarakan Bupati Majene DR. H. Andi Achmad Syukri Tammalele dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene bersama para Pimpinan dan perencana Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Majene di ruang Pola Kantor Bupati, Senin (02/03/2026).

Baca Juga  Soal Kinerja Perumda Aneka Usaha, Pjs. Bupati Majene Audiensi dengan BPKP Sulbar

Dalam rakor yang dipimpinnya itu, membahas rencana tindak lanjut atas hasil evaluasi Kemenpan-RB, guna meningkatkan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah tahun ini.

“Nilai SAKIP bukan sekadar angka administratif. Lebih dari itu, SAKIP adalah potret sejauh mana pemerintah daerah mampu mengelola perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program yang berorientasi pada hasil (Outcome),” paparnya.

Andi Syukri menekankan, ke depan capaian kinerja akan menjadi basis utama dalam penilaian pejabat dan pemberian penghargaan. “Mari kita jadikan evaluasi ini sebagai titik balik. Saya meminta seluruh jajaran bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh integritas agar Pemkab Majene mampu bangkit dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pintanya.

Baca Juga  CHF 2024, Ardiansyah Paparkan Keberagaman Kebudayaan

Sementara, Wakil Bupati Majene DR. Hj. Andi Rita Mariani Basharoe juga mengemukakan, pentingnya komitmen dan budaya kerja yang dimulai dari pimpinan OPD. “Keberhasilan ada di tangan pimpinan yang memiliki power untuk menggerakkan staf, namun akan efektif jika disertai pemahaman yang utuh terhadap target dan indikator kinerja,” tuturnya.

Baca Juga  Gaji P3K Segera Dibayarkan

Ia menegaskan, pentingnya perjanjian kinerja yang jelas antara pimpinan OPD dan Bupati, lengkap dengan indikator serta target capaian per triwulan.

“Dengan target yang terukur dan terjadwal, capaian SAKIP diharapkan tidak lagi stagnan, tetapi mampu digenjot menuju predikat A. Untuk itu, komitmen, kepemimpinan, dan kerja terukur menjadi kunci. Saatnya bangkit dan membuktikan kinerja untuk Majene yang lebih baik,” pungkasnya. (hmn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *