Pemkab Majene Gandeng Mahasiswa Unsulbar, Dorong Sulbar Digital Hingga Mitigasi Bencana

Wakil Bupati Majene DR. Hj. Andi Rita Mariani foto bersama setelah kegiatan diskusi Mahasiswa Unsulbar.

MAJENE, LINGKARMANDAR.COM – Wakil Bupati Majene DR. Hj. Andi Rita Mariani menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene dalam memperkuat kolaborasi dengan kalangan akademisi.

Penegasan ini, disampaikan pada kegiatan diskusi bersama mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) di ruang Rapat Wakil Bupati Majene, Senin (23/02/2026).

Dalam pertemuan itu, bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret menyatukan gagasan akademik dengan kebijakan daerah guna melahirkan solusi strategis bagi masyarakat.

“Ketika kampus dan pemerintah daerah berjalan beriringan, lahirlah inovasi yang tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga berdampak langsung bagi rakyat,” paparnya.

Baca Juga  Setelah Pelantikan, AST-ARB Pekan Depan Mulai Masuk Kantor

Dalam forum diskusi lanjutnya, sejumlah isu prioritas pembangunan daerah menjadi fokus pembahasan, diantaranya penguatan program Sulbar Digital melalui perluasan akses internet desa, peningkatan mitigasi bencana dan pembenahan drainase perkotaan, pengembangan bank sampah dan program Desa Iklim, hingga inovasi teknologi tepat guna berbasis kebutuhan masyarakat lokal.

“Program Sulbar Digital, seperti diarahkan untuk mempercepat transformasi layanan publik dan membuka akses informasi yang merata hingga ke pelosok desa,” terangnya.

Sementara pada sektor lingkungan, kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat diharapkan mampu menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta solusi adaptif terhadap perubahan iklim.

Baca Juga  Program GPM, Polres Majene Sasar Desa Pundau

“Isu mitigasi bencana juga menjadi perhatian serius, mengingat kondisi geografis daerah yang rentan terhadap bencana alam,” ulasnya.

Dikatakan, Pemerintah daerah mendorong kontribusi mahasiswa dalam merancang sistem peringatan dini, pemetaan risiko, serta inovasi drainase perkotaan yang lebih efektif.

Tidak hanya itu, momentum kolaborasi juga akan diperkuat dengan agenda Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS) Wilayah XI yang meliputi Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang strategis bagi generasi informatika dan komputer untuk menyalurkan gagasan serta karya nyata dalam mendukung pembangunan daerah,” harapnya.

Baca Juga  Pjs. Bupati Majene Pastikan Gaji Tenaga Non-ASN Cair Tepat Waktu

Dituturkan, Pemkab Majene optimistis sinergi antara akademisi dan pemangku kebijakan dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan Majene dan Sulawesi Barat. Untuk itu, kolaborasi lintas sektor dinilai sebagai kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks di era digital.

“Dengan semangat kebersamaan, diskusi ini menjadi titik awal penguatan peran mahasiswa sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Majene yang maju, adaptif, dan berdaya saing,” ungkapnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *