Pertemuan Tim POKJA Program P2MW Unsulbar, Wakil Rektor III : Dorong Mahasiswa Berani Berinovasi

MAJENE, LINGKARMANDAR.COM – Melalui Lembaga Kemahasiswaan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

Pada kegiatan pertemuan yang digelar di Gedung Rektorat unsulbar, Jumat 19 September 2025, hadir tim Kelompok Kerja (POKJA), para dosen pembina, dan mahasiswa peserta program P2MW.

Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Rektor III Unsulbar, Dr. H. Muh. Jamil, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan tim pengelola untuk menjadikan P2MW sebagai wadah melahirkan wirausaha muda kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

“P2MW bukan sekadar program, tetapi sebuah investasi jangka panjang untuk membangun karakter dan kemandirian mahasiswa Unsulbar. Kami mendorong mahasiswa untuk berani berinovasi dan menjadikan ide usaha mereka nyata, dengan dukungan penuh dari dosen pembina dan tim POKJA,” ungkapnya.

Baca Juga  Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting, Wabup Majene Kunjungi BKKBN RI

Sementara itu, Ketua Tim POKJA P2MW Unsulbar, Haeruddin Hafid, S.E., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan forum penting untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi antara mahasiswa dan dosen pendamping.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap ide usaha mahasiswa tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar berkembang menjadi usaha yang produktif dan berkelanjutan. POKJA berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, pelatihan, dan monitoring sehingga mahasiswa memiliki kepercayaan diri dalam berwirausaha,” ujarnya.

Di sisi lain, Nor Indriyanti, S.Pd., M.Pd., Dosen Pendidikan IPA sekaligus pembimbing mahasiswa penerima pendanaan P2MW, menyampaikan bahwa keberhasilan mahasiswa Unsulbar, khususnya dua kelompok dari FKIP yang berhasil lolos pendanaan, tidak terlepas dari kerja keras, kreativitas, dan bimbingan intensif.

Baca Juga  Pjs. Bupati Majene Dorong Pembangunan Jogging Track di Stadion Majene

Pertemuan ini membahas progress pelaksanaan P2MW, evaluasi kegiatan, serta strategi penguatan usaha mahasiswa yang berbasis inovasi lokal. Diskusi interaktif dilakukan antara mahasiswa, dosen, dan POKJA agar program dapat berjalan optimal serta berdampak langsung terhadap pengembangan soft skill, kemandirian, dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja maupun usaha.

Program P2MW di Unsulbar telah menjadi ajang penting dalam menumbuhkan ekosistem kewirausahaan di kampus, sekaligus mendukung visi universitas dalam mencetak lulusan yang tidak hanya akademis, tetapi juga adaptif terhadap tantangan ekonomi kreatif dan industri lokal.

Baca Juga  Sidak Sejumlah Sekolah, Andi Asraf Sampaikan Tiga Hal Penting

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk menekuni dunia usaha, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi motor penggerak pembangunan daerah melalui inovasi dan kemandirian usaha.

Dua Kelompok Mahasiswa FKIP yang Lolos Pendanaan P2MW 2025
Lukis Anak Tas Spunbond Bergambar Wayang dan Batik untuk Memperkenalkan Warisan Budaya Bangsa Sejak Dini.

Kategori: Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan Skema usaha: Tahap Bertumbuh Anggota: Rahma D. Mapatta, Kariadi, Nur Intan, dan Nurul Karimah Batik Minyak Mandar: Visualisasi Produksi Minyak Mandar Menjadi Karya Seni Batik Khas Majene.

Kategori: Industri Kreatif, Seni, dan Budaya Skema usaha: Tahap Awal
Anggota: Cinta Dian Aira, Riski, dan Nasran Aziza. (ilm/hms unsulbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *