Hutang RSUD Majene Tersisa Rp12 Miliar

Plt Direktur RSUD Majene. dr. Musadri

MAJENE, LINGKARMANDAR – dr Musadri yang baru tiga bulan menjabat sebagai Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene telah membuahkan hasil.

Salah satunya, kinerja manajerial RSUD Majene menemui titik terang terkait hutang sebesar Rp17 miliar kini turun menjadi Rp12 miliar.

Baca Juga  4 Evaluasi BLUD RSUD Regional Sulbar Triwulan III 2024

Untuk memenuhi kebutuhan pasien, RSUD Majene tentu memerlukan obat generik, bukan paten. “Perlu diingat, RSUD Majene tidak memiliki masalah dengan obat paten jika didukung dengan anggaran yang memadai,” ujar dr.Musadri.

Sebelum peralihan manajemen tiga bulan lalu, keadaan RSUD Majene sudah kronis dengan berbagai permasalahan, sehingga perlu melakukan evaluasi untuk mengetahui penyebab utama masalah yang dihadapi RSUD Majene.

Baca Juga  Peningkatan Fasilitas Layanan Kesehatan RSUD Majene, Ini Ulasan dr. Musadri

“Kita perlu melakukan evaluasi yang lebih mendalam untuk mengetahui penyebab utama masalah yang dihadapi RSUD,” ungkap dr. Musadri.

Dalam kesempatan ini, pihak RSUD juga mengajak masyarakat untuk tidak terlalu percaya pada informasi yang beredar di media sosial.

Baca Juga  Puluhan SPPG - Mitra Tak Hadiri Sosialisasi

“Kita berharap, masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak terpengaruh informasi yang tidak akurat,” harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *