Berita  

Qodrat Rahman Hakim Jadi Pembina Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

POLEWALI, LINGKARMANDAR.COM – Kantor Cabang (KC) BRI Polewali menggelar upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di halaman KC BRI Polewali, Rabu 1 Oktober.

Upacara Kesaktian Pancasila, diikuti jajaran staf dan security BRI KC Polewali bersama Pimpinan Cabang BRI Polewali Qodrat Rahman Hakim sekaligus sebagai pembina upacara.

Upacara yang berlangsung dengan hikmah sehingga peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat diresapi dengan baik.

Dalam momentum ini, CEO BRI menyampaikan pesan penting terkait makna Hari Kesaktian Pancasila bagi seluruh Insan BRILian.

Tahun ini, peringatan mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga semangat kemandirian. Bangsa ini telah membuktikan dari masa ke masa, bahwa kita mampu berdikari, berjuang mewujudkan kedaulatan politik sekaligus kemandirian ekonomi, mengelola kekayaan negeri untuk kesejahteraan rakyat, serta menegakkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar CEO BRI dalam sambutannya yang dibacakan Pemimpin Cabang BRI Polewali.

Baca Juga  Disdikpora Majene Sosialisasikan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Kata dia, semangat Pancasila sejalan dengan peran BRI sebagai bank milik rakyat. Tidak hanya hadir memberikan layanan finansial, BRI juga berperan sebagai mitra pembangunan ekonomi kerakyatan.

“BRI terus mendorong inklusi keuangan, memberdayakan UMKM, mendukung program rumah untuk rakyat, serta memperkuat fondasi ekonomi di level grass-root,” tambahnya.

Baca Juga  Publikasi Museum Mandar Majene, Tingkatkan Eksistensi Budaya Mandar

BRI disebut telah mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai program nyata, di antaranya:

Keadilan sosial melalui penyaluran Kredit UMKM terbesar di Indonesia, termasuk KUR kepada 12,8 juta debitur.

Persatuan Indonesia dengan kehadiran 1,2 juta AgenBRILink, ribuan kantor, serta layanan digital BRImo yang diakses puluhan juta pengguna.

Kerakyatan lewat pemberdayaan 41 ribu klaster usaha, 4 ribu Desa BRILiaN, 54 Rumah BUMN, hingga dukungan kepada pekerja migran.

Kemanusiaan yang adil dan beradab melalui layanan keuangan inklusif, modern, dan berkelanjutan di lebih dari 7.422 unit kerja serta ratusan ribu jaringan ATM dan outlet.

Baca Juga  Musdes Palipi Soreang, Najib Ulas Sejumlah Hal Penting

Ketuhanan Yang Maha Esa dengan menjunjung tinggi integritas dan etika bisnis untuk kesejahteraan masyarakat.

CEO BRI juga menekankan pentingnya peran generasi penerus dalam menjaga nilai Pancasila di tengah tantangan global, mulai dari digitalisasi, green economy, hingga tuntutan inovasi.

“Tugas kita di BRI adalah memastikan akses keuangan yang merata, UMKM naik kelas, dan masyarakat kecil mendapatkan peluang yang sama untuk maju. Setiap kredit yang kita salurkan, setiap layanan yang kita berikan, dan setiap inovasi yang kita ciptakan adalah bagian dari kontribusi menuju Indonesia Raya yang adil, makmur, dan sejahtera,” tutupnya. (mbr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *